KEUTAMAAN DZIKIR
Amalan dzikir erat kaitannya dengan ibadah yang
paling esensial dalam agama Islam yakni sholat. Dzikrullah adalah metode yang
mujarab untuk membersihkan hati. Seperti sabda Rasulullah ” Dzikrullah syifa’ul qulub ” ( ingat
kepada Allah adalah obat/ pembersih segala penyakit hati ( HR. Imam Tabrani).
Dalam
Al-Quran dan hadits banyak sekali yang berhubungan dengan masalah dzikir, dan
bisa diklasifikasikan dalam beberapa topik.
1.Perintah Berdzikir
a. Perintah dzikir sebanyak-banyaknya
” Hai orang-orang
yang beriman, berdzikirlah ( dengan menyebut nama Allah) dzikir yang sebanyak-banyaknya.” ( Q.S.
Al-Ahzab: 41)
b. Perintah berdzikir dalam keadaan apa saja
”
Apabila kamu telah selesai sholat, maka ingatlah Allah diwaktu berdiri, diwaktu
duduk dan diwaktu berbaring.” ( Q.S. An-Nisa’ : 103 ).
c. Tidak boleh terlena dengan harta benda
” Hai
orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah.” (
Q.S. Al munaafiquun : 9 ).
d. Perintah berdzikir di waktu pagi dan petang
” Dan
sebutlah nama Tuhanmu di waktu pagi dan petang.” ( Q.S. Al-Insaan : 25 ).
2.Faedah / Manfaat Dzikir
a. Dengan dzikir, hati menjadi tenteram
” Yaitu
orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat
Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram .”(
Q.S. Ar-Ra’d : 28 ).
b. Allah akan mengingat kita
” Karena itu
ingatlah ( berdzikirlah) kamu kepada-Ku , niscaya Aku ingat (pula) padamu dan
bersyukurlah kepadaKu dan janganlah kau ingkari ( nikmat-Ku).”
(Q.S.Albaqarah : 152 ).
c.Dengan berdzikir akan beruntung
” Apabila
telah ditunaikan sholat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah
karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.”
(Q.S. Al-Jumuah : 9-10 ).
3.Akibat Kalau Tidak Berdzikir
a. Orang yang tidak berdzikir,termasuk orang yang
sesat.
” Maka kecelakaan
yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah.
Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.” ( Q.S.Az-Zumar : 22 ).
b. Orang yang lalai berdzikir akan ditemani
syetan.
” Barangsiapa
berpaling dari mengingat (dzikir) Yang Maha Pemurah, Kami adakan baginya syetan
( yang menyesatkan), maka syetan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.”
( Q.S. Az-Zukhruf : 36).
c. Orang yang tidak berdzikir akan mendapat
kehidupan yang sulit.
”
Barangsiapa yang tidak mau mengingat Aku , dia akan mendapatkan kehidupan yang
sulit dan di akhirat akan dikumpulkan sebagai orang buta.” (Q.S. Thaaha: 124).
Keutamaan dzikir juga disebutkan dalam banyak
hadits, diantaranya adalah:
1. Perumpamaan
orang yang berdzikir dengan orang yang tidak berdzikir adalah seperti orang
yang masih hidup dengan orang yang mati. ( HR. Bukhari ).
2. Tidaklah duduk suatu
kaum di suatu majelis, lantas mereka berdzikir, menyebut nama Allah
dalam majelis itu, melainkan malaikat mengelilinginya dan rahmat menaungi
mereka, dan Allah menyebut nama mereka dihadapan orang-orang yang di sisi-Nya.
( HR. Ibn abi Syaibah ).







0 komentar:
Posting Komentar